YUDA SUDRAJAT

yuda-sudrajat.blogspot.com

Dosen Sistem Operasi saya, Pak I Made Aswana, ngasih 2 (dua) buah pertanyaan:

1.Mana yang lebih cepat antara monoprogramming dan multiprogramming?
2.Mengapa computer masa sekarang menggunakan system operasi yang multiprogramming?

Tidak perlu basa-basi, ini dia jawabannya:



awaban:
1. Mana yang lebih cepat antara monoprogramming dan multiprogramming?
Jawabannya adalah Multiprogramming. Ingin tahu alasannya?

Simak Gambar berikut:



Gambar di atas adalah ilustrasi eksekusi program oleh prosesor yang (a) Mono/serialprogramming dan (b) multiprogramming.

Secara umum dalam proses eksekusi kebanyakan program berada dalam dua fase secara bergantian: fase komputer-Intensif dan fase I/O intensif.

Kotak yang dihitamkan menandakan program dalam fase komputasi-intensif dan Garis putus-putus Fase I/O intensif. Untuk membandingkan fungsionalitas antara serial/mono programming dan multiprogramming, kita anggap kedua proses eksekusi program itu terjadi pada flatform/mesin yang sama.

Gambar (a) mengalami indle time, hal berarti prosesor pada tidak memanfaatkan kapasitas seluruhnya.Sedangkan pada gambar (b) tidak ada idle time, karena dari ilustrasi dapat kita lihat, prosesor menjalankan urutan pertama pada komputasi program ke-2, yang berada pada memori dan menunggu untuk dijalankan.

Jadi dalam hal totalitas, multiprogramming lebih bagus karena kemampuan prosesor memanfaatkan secara penuh sumberdayanya hanya dengan menjalankan dua program. Sistem Operasi yang multiprogramming, seperti ilustrasi diatas, memanfaatkan idle time untuk menjalankan program lain, sehingga kedua program dapat selesai hanya dalam 6 waktu kuantum, sedangkan pada Sistem Operasi Monoprogramming, perlu 10 waktu kuantum.

2. Mengapa komputer sekarang menggunakan sistem operasi Multiprogramming?

Kebanyakan computer menggunakan system operasi multiprogramming karena multiprogramming memiliki kemampuan yang canggih dalam hal proteksi memori dan dapat menjalankan “concurrency control” saat program mengakses perangkat I/O dan File-file yagn dishare.
Selain itu, system operasi yang multiprogramming mendukung multiuser. Kasus seperti ini disebut juga system opearsi banyak pengguna (multiuser operating system)
Sistem operasi multiuser ini memiliki fasilitas untuk memaintain/menjaga lingkungan pengguna individu, juga membutuhkan authentifikasi user untuk keamanan dan perlindungan serta menyediakan perhitungan pemakaian sumber daya masing-masing user.
Selain itu, banyak aplikasi yang ada sekarang bersifat I/O application, yaitu tidak akan memakan memory jika user tidak memakainya/tidak memberikan input. Itulah sebabnya, mengapa di task manager, aktifitas CPU tetap low meskipun seseorang menjalankan microsoft word, notepad, wordpad, atau aplikasi yang membutuhkan input user.

Ditulis oleh:
Yuda Sudrajat
Bina Nusantara University
Computer Science Departemen
YM: fox_mulder1987
beenusian.blogspot.com



2 comments

  1. Yuda  

    Tambahan, Sistem Operasi Monoprogramming cocok mendukung program yang banyak memakan memory, mau itu program kecil atau besar.

  2. lastwish  

    thx for the info
    dosen saya kebetulan juga I Made Astawa n ngasih pertanyaan yang sama
    wkwkwkwkwwk

Post a Comment

Post a Comment

Tentang Saya

Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
gw orangnya Ambisius, Ulet, Tegar, Intuitif, dan Sopan. Kalo disingkat: A U T I S

Yahoo! Messenger